Dynamic / Static Web
Static web adalah bentuk paling sederhana dari suatu web. Web jenis ini bentuk dan isinya tidak berubah untuk setiap user yang mengaksesnya. Server hanya memberikan satu arah umpan balik. Berbeda halnya dengan web dynamic yang isinya bisa berubah-ubah untuk setiap user. User A bisa menerima tampilan yang berbeda isinya dengan user B, meski mereka berdua sedang mengakses satu halaman secara bersama-sama. Contohnya untuk mesin pencari (search engine). User A melihat tampilan yang berisi daftar judul film sedangkan user B melihat daftar judul buku karena mereka menetapkan kriteria pencarian yang berbeda satu sama lain. Di sini server akan berperan aktif secara timbal balik dengan komputer client (user).
Back Office and Front Office Design Concept
Konsep ini menganggap web adalah bagian yang terintegrasi penuh dengan sistem administrasi organisasi/perusahaan. Dalam kenyataannya konsep ini lumayan sulit dan rumit untuk diaplikasikan karena akan melibatkan berbagai macam platform sistem operasi dan peralatan. Dalam konsep ini tugas utama web site adalah melayani bagian penjualan dan promosi produk. Tugas tambahannya adalah memantau jumlah produk (stock) yang ada di gudang penyimpanan, apakah masih mencukupi atau tidak. Jika tidak mencukupi, web akan memberikan peringatan ke sistem administrasi (komputer server) perusahaan. Ini hanya sebagian kecil contoh yang melibatkan bagian penjualan (front office) dengan gudang (back office). Contoh yang lebih kompleks adalah penggabungan SIM (Sistem Informasi Manajemen) dengan web. Dengan sistem ini Anda bisa melihat laporan keadaan perusahaan / organisasi Anda dari mana saja (via internet atau handphone yang mendukung Java).
Shopping Carts
Shopping carts adalah 'supermarket' virtual.
Database Integrated System (ASP atau JSP ?)
Pertanyaan ini sulit dijawab, karena sangat berkaitan dengan masalah biaya dan kemampuan yang akan di-implementasikan dimana satu dengan yang lainnya akan saling mempengaruhi.
ASP (Active Server Page) adalah teknologi client-server yang dikembangkan oleh Microsoft untuk mendukung sistem web dinamik yang berbasis Microsoft Front Page Extension Server. Web yang mengimplementasikan ASP ini pada umumnya akan di-link dengan sistem database Microsoft Access (meski dapat juga di-link dengan MySQL atau Oracle. Microsoft juga telah mengembangkan SQLnya sendiri, yaitu MS SQL). Satu hal lagi, fasilitas pendukung untuk teknologi Microsoft ini biasanya lumayan mahal, sebanding dengan teknologi yang ditawarkannya.
Lain halnya dengan JSP (Java Server Page) yang dikembangkan oleh Sun Microsystem. JSP lumayan murah, stabil dan Java oriented (free multiplatform). Dalam prakteknya, ada hal-hal yang bisa diselesaikan oleh ASP atau JSP. Untuk ini tidak ada batasan yang baku.
Secara garis besar web site dibuat dengan beberapa tujuan, antara lain untuk :
A. Informasi
Web jenis ini pada umumnya bersifat statis (meski ada juga yang dinamik) karena isinya hanya menyajikan berita, informasi, artikel atau info-info ringan lainnya. Umpan balik dari client / user sangat sedikit atau bahkan hampir tidak ada (jadi web ini sifatnya hanya satu arah, dari server ke client). Web untuk tujuan informasi ini paling murah, sederhana dan cocok untuk perusahaan-perusahaan kecil yang ingin menampilkan informasi produknya ke dunia virtual internet.
B. Kegiatan Bisnis
Web untuk tujuan kegiatan bisnis jenisnya sangat beragam. Dari yang paling sederhana (hanya menampilkan informasi produk) sampai ke jenis yang paling mahal, rumit dan kompleks, yang mengintegrasikan sistem web dinamis dan database. Web ini paling sering digunakan oleh kalangan corporate berskala menengah ke atas untuk membantu departemen / unit penjualannya.
C. Survey / Pengumpulan Jajak Pendapat
Web jenis ini kebalikan dari web jenis Informasi. Di sini client / user justru lebih banyak berinteraksi dengan server, dengan memberikan masukan-masukan melalui formulir / quiz yang disediakan. Web seperti ini sangat sedikit jumlahnya karena pada umumnya digunakan oleh lembaga penelitian / pusat riset.
D. Kombinasi Ketiga Hal di Atas (A,B,C)
Web jenis ini paling banyak jumlahnya, karena bersifat komprehensif. Namun biaya pembuatannya lumayan mahal dan rumit karena cenderung melibatkan sistem database yang memerlukan penanganan khusus.
Berikut adalah langkah-langkah dalam perancangan, pembuatan, hosting, dan maintenance web :
1. Perencanaan tujuan dan konsep disain web.
Ini adalah tahap pertama yang paling penting karena dari sinilah penentuan corak dan pemilihan sistem web yang akan dibuat, apakah dinamik atau statik, menggunakan sistem database yang kompleks atau tidak, dsbnya.
2. Penulisan script dasar HTML
Setelah tujuan dan konsep disain web selesai dibuat, tahap selanjutnya adalah menulis script dan kode-kode program web. Di sini sistem database dapat pula diintegrasikan.
3. Upload ke web server
Menempatkan web site Anda ke web host/ISP (Internet Service Provider) agar dapat diakses di internet.
4. Testing / pengujian
Setelah dibuat script, kode-kode programnya dan diupload ke web server, pekerjaan selanjutnya adalah menguji apakah proses yang terjadi sudah benar-benar sesuai dengan harapan/keinginan Anda.
5. Pemeliharaan/maintenance web
Web yang baik contentnya haruslah tetap dijaga dan dipelihara agar selalu segar dan 'up to date'.
Sabtu, 09 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar